Perusahaan Go Public (United Tractors Tbk)

UNITED TRACTORS Tbk

  1. A.   Struktur organisasi   
    1. 1.    Commissioners                

warga Negara Indonesia, 48 tahun,

menjabat sebagai Presiden Komisaris

Perseroan sejak bulan mei 2005 sampai

dengan mei 2009. Bergabung dengan

PT Astra International Tbk (Astra) pada

tahun 1990 dan menjabat sebagai

Direktur sejak mei 2001, bertanggung

jawab atas bidang usaha otomotif

(Bmw, Daihatsu, Isuzu, Nissan Diesel

dan Peugeout), Honda motor dan

Alat Berat. Saat ini menjabat sebagai

Komisaris Astra Honda motor selain

juga menjabat sebagai Komisaris pada

beberapa perusahaan di  grup otomotif,

serta juga menjabat sebagai wakil

Ketua gaikindo (gabungan Industri

Kendaraan Bermotor Indonesia).

Sebelum bergabung dengan Astra,

menjabat sebagai manajer Penjualan

mesin di Daimler-Benz Indonesia.

memperoleh gelar Dipl.-Ing. bidang

Permesinan Otomotif dari University

  • of A. Sc. Konstanz, jerman pada tahun

1984 dan Dipl.-wirtschaftsing bidang

Administrasi Niaga dari University of A.

Sc. Bochum, jerman pada tahun 1986.

warga Negara Inggris, 36 tahun,

menjabat sebagai wakil Presiden

Komisaris Perseroan sejak bulan mei

2007 sampai dengan mei 2009, selain

menjabat sebagai Komisaris PT Astra

International Tbk. Saat ini juga menjabat

sebagai group managing Director dari

jardine Cycle & Carriage. Bergabung

dengan jardine matheson sejak 1998,

terakhir menjabat sebagai Chief Executive

Officer, setelah sebelumnya menjabat

sebagai Direktur Keuangan jardine Pacific

Ltd. Saat ini beliau juga menjabat sebagai

salah satu Direktur jardine matheson.

jardine matheson Ltd., Cycle & Carriage

Bintang dan mCL Land.

Lulus dari Newcastle University,

Inggris, bidang Agricultural

Economics and Food Marketing pada

tahun 1995 serta menyandang gelar

Master of Business Administration

dari INSEAD pada tahun 2002

  1. 2.    Komisaris

warga Negara Indonesia, 55 tahun,

diangkat sebagai wakil Presiden Komisaris

Perseroan mulai tahun 2008 sampai

dengan mei 2009, setelah menjabat

sebagai Komisaris sejak tahun 2005-

2007. Saat ini beliau menjabat sebagai

Presiden Direktur Astra sejak bulan mei

2005. Bergabung dengan Astra sejak

1983 dan menjabat sebagai Direktur Astra

pada tahun 1991-2002, untuk kemudian

diangkat menjadi wakil Presiden Direktur

pada periode 2002-2005. Sebelum

bergabung dengan Astra, menjabat

sebagai Assistant Vice President di Citibank

N.A. jakarta pada tahun 1978-1983.

memperoleh gelar sarjana Teknik

Industri dari Unversity of California,

Berkeley, Amerika Serikat pada tahun

1976 dan menyelesaikan pendidikan

Master of Business Administration di

University of wisconsin, madison, AS

pada tahun 1978.

warga Negara Inggris, 49 tahun,

diangkat sebagai Komisaris Perseroan

sejak bulan mei 2007 sampai dengan

bulan mei 2009. menjabat sebagai

Direktur Astra sejak mei 2005 dan

bertanggung jawab pada bidang

Keuangan, Teknologi Informasi dan

manajemen Resiko. Sebelum bergabung

dengan Astra, berkarir di jardine

matheson, Hongkong pada beberapa

posisi keuangan, dan menjabat sebagai

group Treasurer sejak 2001. Sebelum

bergabung dengan jardine matheson,

bekerja pada Pricewaterhouse di Leeds,

London dan Hongkong.

memperoleh gelar Master of Arts dari

Oxford University pada tahun 1981

selain bertindak sebagai Associate pada

Institute of Chartered Accountants di

Inggris dan wales.

warga Negara Indonesia, 62 tahun,

diangkat sebagai Komisaris Perseroan

sejak bulan mei 2007 sampai bulan mei

2009, setelah sebelumnya menjabat

sebagai President Direktur Perseroan.

Bergabung dengan Astra sejak tahun

1971 dan menjadi Direktur Astra pada

tahun 1991-2001. Pernah menjabat

sebagai Direktur Perseroan pada tahun

1979-1988, wakil Presiden Direktur

Perseroan pada tahun 1988-1994 dan

menjabat sebagai Komisaris Perseroan

pada tahun 1994-1999. Presiden

Komisaris Pama periode 1999-2007,

Komisaris Toyota Astra motor pada

tahun 2000-2002, Presiden Komisaris

Komatsu Indonesia pada tahun 1998-

2001, Komisaris Astra Agro Lestari pada

tahun 1998-2000 dan Komisaris Astra

graphia pada tahun 1999-2002.

memperoleh gelar sarjana di bidang

Teknik Industri dari Institut Teknologi

Bandung pada tahun 1974.

warga Negara Indonesia, 70 tahun,

diangkat sebagai Komisaris Independen

Perseroan sejak tahun 2001 sampai

dengan mei 2009. menempuh karir

militer sejak tahun 1961. menjabat

sebagai Panglima Daerah militer jakarta

Raya pada tahun 1985-1988, Panglima

Komando Strategis Angkatan Darat

pada tahun 1988-1990 dan Aster Kasum

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

pada tahun 1990-1994. Sebelumnya

pernah menjadi atase militer Indonesia

di Hanoi,Vietnam, dan ikut serta dalam

berbagai satuan tempur Angkatan Darat.

Lulus dari Akademi militer Nasional

pada tahun 1961; Sekolah Staf

Komando Angkatan Darat dan Lembaga

Pertahanan Nasional pada tahun 1985.

warga Negara Indonesia, 65 tahun,

menjabat sebagai Komisaris Independen

Perseroan sejak tahun 2003 sampai

dengan mei 2009. memulai karirnya

pada tahun 1968 di Bank of Tokyo,

jakarta. Pada tahun 1970 bergabung

dengan Citibank N.A. sebagai Assistant

Vice President di bidang Pemasaran dan

sebagai manajer Operasional dan Kredit.

Diangkat sebagai wakil Presiden Direktur

Astra Sedaya Finance pada tahun 1983,

general manager bidang Keuangan dan

Corporate Treasurer Astra pada tahun

1980-1985, Direktur Bank Perkembangan

Asia pada tahun 1986-1990 dan Presiden

Direktur Bank Universal pada tahun

1990-2002. Pada tahun 2002 menjabat

sebagai Ketua Tim Pengawas Pasca

Penggabungan Bank Universal.

memperoleh gelar sarjana di bidang

Akuntansi dari Universitas Indonesia

tahun 1967.

warga Negara Indonesia, 70

tahun, diangkat sebagai Komisaris

Independen Perseroan mulai bulan mei

2007 sampai dengan mei 2009. Saat

ini juga menjabat sebagai Komisaris

Independen PT Samudera Indonesia

Tbk, Non-Executive Independent

Director Samudera Shipping Line

Ltd, Singapore, juga anggota

International Board of Directors

Habitat for Humanity International,

AS, dan Penasehat dari Tim Olimpiade

Fisika Indonesia. menjadi pengajar di

Institut manajemen PPm sejak tahun

1968 dan diangkat menjadi Presiden

Institut tersebut pada periode tahun

1988-1998. Sejak 1998 aktif terlibat

dalam lingkup Corporate governance

dan memfasilitasi penerapannya di

berbagai perusahaan dan organisasi

nir laba.

meraih gelar Sarjana di bidang Psikologi

dari Universitas Indonesia pada tahun

1967 dan Doctor of Philosophy in

Business Administration dari University of

Southern California, AS pada tahun 1985.

  1. 3.    Directors

warga Negara Indonesia, 54 tahun,

menjabat sebagai Presiden Direktur

Perseroan sejak mei 2007 sampai

dengan mei 2009, setelah sebelumnya

menjabat sebagai wakil Presiden

Direktur Perseroan dan bertanggung

jawab di bidang marketing dan

  • operational sejak 2001. menjabat

sebagai Kepala Divisi Marketing

Perseroan sejak tahun 1991 hingga 1996

sebelum menjadi Direktur Perseroan

mulai tahun 1997 sampai dengan tahun

2000. menjabat sebagai Direktur UT

Heavy Industry (S) Pte. Ltd., Singapura

sejak tahun 1995. menjadi wakil

Presiden Komisaris Komatsu Indonesia

periode tahun 2001-2007 setelah

sebelumnya menjabat sebagai Komisaris

tahun 1998-2000. menjabat sebagai

Komisaris PT Pamapersada Nusantara,

PT Traktor Nusantara dan PT United

Tractors Semen gresik sejak tahun 1999.

Diangkat sebagai Direktur PT Astra

International Tbk tahun 2008.

memperoleh gelar Sarjana di bidang

Teknik mesin dari Universitas Trisak

warga Negara Indonesia, 49 tahun,

menjabat sebagai wakil Presiden

Direktur Perseroan dan Direktur

Pemasaran dan Operasional sejak mei

2007 sampai dengan mei 2009, setelah

sebelumnya menjabat sebagai Direktur

Perseroan di bidang mining Sales

Operations sejak tahun 2003. menjabat

juga sebagai wakil Presiden Komisaris

PT Komatsu Indonesia sejak tahun 2007

dan sebagai Direktur United Tractors

Heavy Industry (S) Pte. Ltd. Bergabung

dengan Astra di Divisi Electronic Data

Processing (EDP) pada tahun 1982

hingga menjabat sebagai Vice President

Corporate Human Resorces, Safety &

Environmental dan Divisi  Efficiency

pada tahun 1998. menjabat sebagai

wakil Presiden Direktur untuk Corporate

Information Technology di Astra hingga

awal 2000.

  1. 4.    Direktur

warga Negara Indonesia, 36 tahun,

menjabat sebagai Direktur Keuangan

dan Administrasi Perseroan sejak

tahun 2006 sampai dengan mei 2009.

Bergabung dengan Astra pada tahun

1999, sebagai manajer Corporate

Planning and Investor Relation serta

sebagai Kepala Corporate Planning

and Strategy hingga tahun 2006.

Sebelum bergabung dengan Astra,

menjabat sebagai Manager Corporate

Finance di Salim group. menjabat

sebagai Presiden Direktur PT Tuah

Turangga Agung dan Komisaris PT

Astratel Nusantara pada tahun 2008.

memperoleh gelar Sarjana di bidang

keuangan dari Rogers State University,

Oklahoma, AS pada tahun 1994.

warga Negara Indonesia, 49 tahun,

Direktur Mining Sales Operation &

Information Technology Perseroan

sejak mei 2007 sampai dengan mei

2009, setelah sebelumnya menjabat

sebagai Direktur Astra graphia pada

tahun 2003-2007. Bergabung dengan

Astra graphia sejak tahun 1986 dan

menduduki  berbagai posisi penting

hingga menjadi Chief Executive

Information di Divisi Information

Technology Solution, sebelum kemudian

diangkat menjadi Direktur. Sejak tahun

2004 juga menjabat sebagai Presiden

Direktur SCS Astragraphia Technologies

hingga tahun 2007.

memperoleh gelar Sarjana di bidang

Teknik Pertambangan dari Institut

Teknologi Bandung pada tahun 1985.

warga Negara Indonesia, 55 tahun,

menjabat sebagai Direktur Non-Mining

& Scania Sales Operation Perseroan

sejak mei 2007 sampai dengan mei

2009. Bergabung dengan Perseroan

sejak tahun 1979 sebagai salesman

hingga tahun 1992. menjabat sebagai

Sales Manager Forestry Department

pada tahun 1992-2000 dan sebagai

Kepala Divisi Sales and Branch

Operations pada tahun 2000-2007.

memperoleh gelar Sarjana di bidang

Teknologi Industri dari Institut Teknologi

Bandung pada tahun 1979.

warga Negara Indonesia, 45 tahun,

menjabat sebagai Direktur Product

Support Perseroan sejak mei  2007

sampai dengan mei 2009. Bergabung

dengan Perseroan sejak tahun 1988 dan

menjabat sebagai Parts Department

Head di beberapa kantor cabang

Perseroan. Diangkat menjadi Head

  • of Inventory Department pada tahun

1993-1999, Deputy Head of Parts

Division pada  1999-2002 dan Head

  • of Parts Division merangkap sebagai

Head of Human Resources and General

Affairs Division pada tahun 2002 hingga

awal tahun 2007. menjabat sebagai

Direktur Komatsu Remanufacturing Asia

pada tahun 1998-2006 dan diangkat

sebagai Presiden Direktur tahun 2007.

memperoleh gelar Sarjana di bidang

Teknik Pertanian dari Universitas

Padjadjaran, Bandung pada tahun 1986.

warga Negara Indonesia, 42

tahun, menjabat sebagai Direktur

Human Capital, Environment, Social

Responsibility & GA  Perseroan sejak

mei 2007 sampai dengan mei 2009.

Beliau juga menjabat sebagai Direktur

PAm Lyonnaise jaya sejak tahun 2006

hingga tahun 2008. Bergabung dengan

Astra sejak tahun 1991 sebagai engineer

di Technology Development Division

dan di Astra Consulting Services hingga

1993. Diangkat sebagai Team Leader di

Efficiency Division pada tahun 1993-1998

dan sebagai Head of Environment, Health

& Safety Division pada tahun 1998-2004.

menjabat sebagai Head of Environment,

Health & Safety & Social Responsibility

Division pada tahun 2004-2007.

memperoleh gelar Sarjana di bidang

Teknik mesin dari Universitas Brawijaya

pada tahun 1990.

  1. 5.    Komite audit

 

warga Negara Indonesia, 39 tahun,

menjabat sebagai anggota Komite

Audit Perseroan sejak mei 2007 sampai

dengan mei 2009. menjabat juga

sebagai anggota Komite Audit Astra

Otoparts sejak tahun 2003. Saat ini aktif

menjadi pengajar di Fakultas Ekonomi

Universitas Indonesia. Sebelumnya

bekerja di Lucent Technologies

Indonesia pada tahun 1996–2000

dan Samudera Indonesia pada tahun

1992–1994.

memperoleh gelar Sarjana Ekonomi

Akuntansi dari Universitas Indonesia

pada tahun 1992 dan gelar Master of

Business Administration dari University

  • of San Francisco pada tahun 1996.

warga Negara Indonesia, 71 tahun,

menjabat sebagai anggota Komite

Audit Perseroan sejak mei 2007

sampai dengan mei 2009. Advocate

& Counsellor-of-Law dan menjabat

Senior Managing Partner pada Kantor

Hukum Tumbuan & Pane. Selain

menjadi Ketua Perhimpunan Advokat

Indonesia (PERADI), juga mengajar

Program magister (S2) Pasca Sarjana

Fakultas Hukum, Universitas Indonesia.

menjabat Ketua Dewan Sertifikasi

Asosiasi Kurator dan Pengurus

Indonesia (AKPI) serta anggota Komite

Nasional Kebijakan governance, SubKomite Bidang Korporasi.

memperoleh gelar Sarjana Hukum dari

Universitas 17 Agustus ’45 pada tahun

1978 dan menyelesaikan pendidikan

teologi di jesuit Theological College,

melbourne, Australia pada tahun 1972,

serta Program master bidang Filsafat

dari Pontifical Athenaeum, Poona, India

pada tahun 1965.

warga Negara Indonesia, 70

tahun, diangkat sebagai Komisaris

Independen Perseroan mulai bulan mei

2007 sampai dengan mei 2009. Saat

ini juga menjabat sebagai Komisaris

Independen PT Samudera Indonesia

Tbk, Non-Executive Independent

Director Samudera Shipping Line

Ltd, Singapore, juga anggota

International Board of Directors

Habitat for Humanity International,

AS, dan Penasehat dari Tim Olimpiade

Fisika Indonesia. menjadi pengajar di

Institut manajemen PPm sejak tahun

1968 dan diangkat menjadi Presiden

Institut tersebut pada periode tahun

1988-1998. Sejak 1998 aktif terlibat

dalam lingkup Corporate governance

dan memfasilitasi penerapannya di

berbagai perusahaan dan organisasi

nir laba.

meraih gelar Sarjana di bidang Psikologi

dari Universitas Indonesia pada tahun

1967 dan Doctor of Philosophy in

Business Administration dari University of

Southern California, AS pada tahun 1985.

  1. 6.    Sekretaris perusahaan

Sara K. loebis

warga Negara Indonesia, Sekretaris

Perusahaan sejak awal tahun 2008.

Bergabung dengan Perseroan

pada tahun 1996 di departemen

Management Improvement &

Development, divisi Management

Information System. menjabat sebagai

Investor Relations Manager pada tahun

2004-2007.

memperoleh gelar Sarjana Psikologi

dari Universitas Indonesia pada

tahun 1994.

Uraian tugas dan tanggung jawab dari masing-masing bagian yang terdapat pada struktur organisasi PT United Tractors Tbk Cabang Medan, adalah sebagai berikut :

  1. Kepala Cabang ( Branch Manager ) adalah bertugas memimpin dan membina para bawahannya dan bertanggung jawab atas semua yang terjadi didalam menjalankan perusahaan untuk cabang medan dan mempunyai tanggung jawab terhadap President Manager yang ada di kantor pusat jakarta.
  2. Kepala bagian Administrasi ( Administration Departement Head ) adalah bertugas melaksanakan semua hal yang menyangkut administrasi cabang; mengawasi dan mengatur keluar masuknya uang dicabang, melaksanakan tugas-tugas bidang personalia dicabang serta mengawasi dan memenuhi kebutuhan akan peralatan dan perlengkapan kantor. Kepala bagian administrasi ini bertanggung jawab langsung kepada kepala bagian cabang.
  3. Kepala Bagian Penjualan ( Sales Department Head ) adalah bertugas menjual alat-alat yang diageni oleh PT United Tractors Tbk ; membantu memberikan saran-saran dan konsultasi tentang jumlah armada, model, aplikasi dan produksi alat-alat berat, membantu pengusaha lemah dengan menyediakan alat-alat selesai rekondisi dengan mutu tunggi tetapi harga ekonomis. Kepala bagian penjualan ini bertanggung jawab langsung kepada bagian cabang.
  4. Kepala bagian suku cadang (Part Departement Head) adalah bertugas menyediakan suku cadang (spare part) dari produk yang diagenin oleh PT.United Tractors Tbk ; memberikan kemudahan-kemudahan kepada para pelanggan dalam kebutuhan suku cadang (spare part), memberikan konsultasi ke job site pelanggan untuk membantu dalam masalah pergudangan dan inventory spare part, mengadakan kunjungan-kunjungan  rutin kepada pelanggan untuk mengetahui kebutahan dan kesulitan-kesulitan dalam suku cadang (spare part),menunjang kegiatan bagian pelayanan (service departement), kepala bagian suku cadang bertanggung jawab langsung kepada kepala cabang.
  5. Kepala bagian servis (service departemant head) adalah bertugas melaksanakan after sales service pada alat-alat berat yang dijual oleh bagian penjualan ; memberikan jasa-jasa perbaikan alat-alat berat di workshop ataupundi  job site, memberikan petunjuk dan saran-saran tentang cara-cara perawatan, operasi alat-alat barat kepada pelanggan,  melaksanakan program-program yang menunjang operasi alat-alat berat pelanggan, menunjang kegiatan bagian penjualan dan bagian suku cadang (spare part),kepala bagian servis bertanggung jawab langsung kepada kepala cabang.
  6. Site Operation Head ( SOH ) bertugas menanda-tanganin invoce.faktur pajak dan SPB jika PDH/ADH berhalangan dan memastikan tugas PDH,ADH, COP dan kasir bejalan sesuai aturan dan tanggung jawab wewenang mereka.
  7. Customer Order Processor (COP) bertugas melaksanakan proses di SAP untuk transaksi tunai, memastikan bahwa pelanggan membawa order pembelian yang ditandatangani berwenang di perusahaan pelanggan,menyerahkan suku cadang kepada pelanggan setelah pembayaran diterima kasir dengan penerbitan bukti posting SAP oleh kasir dan telah dihubungkan cap “LUNAS”.
  8. Kasir bertugas memproses pembayaran di SAP pada hari yang sama dengan tanggal penerimaan, menerbitkan bukti posting SAP setelah pembayaran dari pelanggan diterima.

Struktur Organisasi Anak Perusahaan, Perusahaan Asosiasi dan Afiliasi

  1. B.   Product PT United Tractors, Tbk (UNTR)
    1. melalui anak usahanya PT Pamapersada Nusantara menjelaskan jika produksi batu bara yang dihasilkan oleh perusahaan hingga akhir tahun ini diperkirakan bisa mencapai 84 juta ton.
      Jumlah itu mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang sebesar 77 juta ton. Sedangkan pada tahun depan, perusahaan menargetkan peningkatan hingga sekitar 92 juta ton.
      “Market share kita 42 persen. Masih tertinggi di Indonesia. Produksi batu bara kita 84 juta ton sampai akhir tahun. Itu sepertiga dari produksi nasional,” ungkap Wakil Presiden Direktur Pamapersada Nusantara, Dwi Priyadi di sela acara Workshop Wartawan Industri dan Automotif 2011 di Bandung, Jawa Barat Minggu (13/11/2011).
      Selain itu, pendapatan perusahaan hingga akhir tahun diperkirakan mencapai Rp27,4 triliun. Sedangkan tahun depan, pendapatan ditargetkan sebesar Rp30,2 triliun.
      “Untuk dana investasi tahun ini adalah USD461 juta dan USD215 juta untuk akuisisi. Tahun depan USD547 juta untuk menambah kapasitas produksi dan replacement alat yang kita perlukan,” tandasnya.
    2. Berbagai macam  alat berat :

TODANO ALL TERRAIN CRANE

KOMATSU BULLDOZER

 

  1. Sebagai distributor  tunggal komatsu di indonesia. Sebagai contoh :

Jurnas.com | SEBAGAI salah satu pelaku utama distributor alat berat Tanah Air, PT United Tractor Tbk (UNTR) kembali mengenalkan produk baru dari merek Komatsu. Produk baru tersebut merupakan generasi kedua berbasis teknologi hybrid yang spesifikasi dan performanya telah disempurnakan.

“Sebagai distributor tunggal Komatsu di sin (Indonesia), kami perkenalkan produk baru yaitu Komatsu HB205-1 Hybrid Hydraulic Excavator atau biasa disebut HB205-1 Hybrid,” kata Corporate Secretary United Tractor Sara K Lubis, di Jakarta, Kamis (14/7).

Produk baru itu ramah lingkungan dan merupakan eskavator hidrolik dengan sistem hibrid pertama di dunia. Dengan produk baru ini, United Tractor makin yakin target penjualan alat berat 7.000 unit hingga 7.500 unit hingga akhir tahun akan tercapai.

Hingga saat ini, United Tractor berhasil menjual alat besar sebanyak 4.300 unit. “Jelas (kehadiran produk baru) ini akan sangat membantu, sehingga pencapaian target akan jauh lebih baik lagi,” kata Sara. Dengan mematok target penjualan hingga 7.500 unit per akhir tahun tersebut, United Tractor membidik pendapatan total perusahaan Rp30 triliun tahun ini. Asumsinya, ada kontribusi dari penjualan suku cadang sekitar Rp5-6 triliun.

 

*dan masih banyak produk  PT United Tractor Tbk (UNTR) .

  1. C.   Sistem pemasaran / marketing PT United Tractors tbk

 

Prosedur akuntansi penjualan adalah :

1.Penerimaan piutang dari langganan perkas, pembebanan kepada langganan dan                  pengkreditan hasil penjualan dengan tepat.

2.Peranan penjualan dan penerimaan kas harus dipindahkan sedemikian rupa sehingga          dapat diperoleh suatu pengecekan intern yang baik.

3.Pengendalian yang sesuai harus dilakukan terhadap penjualan kredit sehingga                    ketelitian secara teratur dapat dicek dengan piutang.

Untuk tercapainya berbagai tujuan tersebut, maka harus ada pembagian kerja yang saling berkaitan dengan berbagai bagian atau departemen. Penting pembagian tugas ini adalah setiap bagian mempunyai tugas dan tanggung jawab yang harus berjalan dari pemimpin yang tertinggi kepada pelaksanaan yang bawahan.

Penjualan barang atau jasa dapat dilakukan dengan cara :

1.Tunai ( on cash ), artinya pembayaran dilakukan pada saat penyerahan barang dari               penjual kepada pembelian atau pada saat terjadi transaksi pembelian.

2. Kredit ( on account ), artinya pembayaran dilakukan beberapa waktu setelah barang          diserahkan dari penjualan kepada pembeli.

Misalnya dinyatakan sebagai berikut :

  1. Syarat n/30, artinya pembayaran harus dilakukan paling lambat 30 hari setelah  tanggal faktur. ( n/30=netto 30 hari ).
  1. Syarat n/30, n/30, artinya pembayaran harus dilakukan paling lambat 30 hari setelah tanggal faktur, jika dibayar dalam jangka waktu 10 hari atau kurang        terhitung sejak tanggal faktur maka akan mendapatkan potongan 10%.
  1. Syarat n/30 ( end of month ), artinya pembayaran harus dilakukan 10 hari setelah                     akhir bulan dan tidak ada potongan.

2.4       Bagian-Bagian Terkait Dalam prosedur Penjualan

Prosedur penjualan melibatkan beberapa bagian dalam perusahaan dengan maksud agar penjualan yang terjadi dapat diuraikan dalam surat pedoman prosedur berupa kalimat maupun bagan atau dokumen ( flowchart ).

Prosedur penjualan adalah ;

  1. Bagian Pesanan Penjualan

Dalam perusahaan kecil, fungsi pesana dapat dipegang oleh seorang karyawan        dalam kegiatan penjualan, tetapi dalam perusahaan besar bagian pesanan penjualan        merupakan suatu bagian yang berdiri sendiri dibawah bagian penjualan.

  1. Bagian Kredit

Dalam prosedur penjualan, setiap pengiriman barang untuk memenuhi pesanan pembeli dengan syarat secara kredit harus mendapatkan persetujuan bagian kredit. Agar dapat memberikan persetujuan bagian kredit menggunakan catatan yang dibuat oleh bagian piutang untuk tiap-tiap langganan mengenai sejarah kredit, biasanya dilampirkan dalam formulir.

  1. Bagian Gudang

Bagian gudang bertugas untuk menyiapkan barang seperti yang tercantum dalam surat perintah. Barang-barang ini diserahkan kebagian pengiriman untuk dibungkus dan dikirimkan ke pembeli.

  1. Bagian Pengiriman

Bagian pengiriman bertugas untuk mengirimkan barang-barang kepada pembeli.

e. Bagian Billing ( Pembuatan faktur/penagihan )

Faktur penjualan baik tunai atau kredit harus bernomor urut tercetak dan teratur                                sehingga tidak dapat disalahgunakan dalam hal penjualan baik secar tunai maupun               kredit

Untuk mencapai tujuan penjualan yang efektif, maka ada pembagian tugas yang harus dilaksanakan oleh tiap-tiap bagian sehingga setiap bagian mempunyai tugas masing-masing yang harus dipertanggung jawabkan kepada atasan.

Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai

1.         Fungsi Penjualan

Fungsi ini bertanggung jawab untuk menerima order dari pembeli, mengisi faktur penjualan tunai dan menyerahkan faktur tersebut kepada pembeli untuk kepentingan pembayaran harga ke fungsi kas.

  1. Fungsi Kas

Fungsi ini bertanggung jawab sebagai penerimaan kas dari pembeli

  1. Fungsi Gudang

Fungsi ini bertanggung jawab untuk menyiapkan barang yang dipesan oleh pembeli serta menyerahkan barang tersebut kefungsi pengiriman.

  1. Fungsi Pengiriman

Fungsi ini bertanggug jawab untuk membungkus barang dan menyerahkan barang yang telah dibayar harganya kepada pembeli.

  1. Fungsi Akuntansi

Fungsi ini bertanggung jawab sebagai pencatat transaksi penjualan, penerima kas dan pembuatan laporan penjualan.

Dari lima fungsi yang terkait dalam sistem penjualan tunai tersaebut membentuk jaringan sistem dan prosedur.

  1. Prosedur Order Penjualan

Dalam prosedur ini fungsi penjualan menerima order dari pembeli dan menerima faktur penjualan tunai untuk memungkinkan pembeli melakukan pembayaran harga barang berfungsi kas dan untuk memungkinkan fungsi gudang dan fungsi penerima menyiapkan barang yang akan diserahkan kepada pembeli.

  1. Prosedur Penerimaan Kas

Dalam ini fungsi kas menerima pembayaran harga barang dari pembeli dan memberikan tanda pembayaran ( berupa pita register kas dan cap “lunas” pada faktur penjualan tunai ) kepada pembeli untuk memungkinkan pembeli     tersebut melakukan pengambilan barang yang dibelinya dari fungsi pengiriman.

  1. Prosedur Penyerahan Barang

Dalam prosedur ini fungsi pengiriman menyerahkan barang kepada pembeli.

4.   Prosedur Pencatatan Penjualan Tunai

Dalam prosdur ini berfungsi akuntansi melakukan pencatatan transaksi penjualan tunai dalam jurnal penjualan dan jurnal penerimaan kas.

  1. Prosedur Penyetoran Kas ke Bank

Dalam prosedur ini berfungsi kas menyetor kas yang diterima dari penjualan tunai ke bank dalam jumlah penuh.

6.     Prosedur Pencatatan Harga Pokok Penjualan

Dalam prosedur ini fungsi akuntansi mencatat penerimaan kas kedalam jurnal                                   penerimaan kas berdasarkan bukti setor bank yang diterima dari bank melalui                                   fungsi kas.

7.     Prosedur  Pencatatan Harga Pokok Penjualan.

Dalam prosedur ini fungsi akuntansi membuat rekapitulasi harga pokok penjualan  berdasarkan data yang dicatat dalam kartu persediaan, dimana fungsi akuntansi juga membuat bukti memorial sebagai dokumen sumber untuk pencatatan harga pokok penjualan kedalam jurnal umum.

PROSEDUR PENJUALAN TUNAI

1.         Pelanggan mendatangi bagian pesanan membuat serta memesan barang yang                         diinginkan.

2.         Apabila pesanan disetujui, bagian pesanan membuat serta perintah dalam tiga                                   lembar yaitu : lembar pertama untuk bagian pengiriman, lembar kedua untuk                                    bagian gudang, dan lembar yang ketiga diarsipkan berdasarkan nomor urut.

3.         Setelah menerima surat perintah pengiriman, bagian gudang mengelurkan barang yang dipesan dan menyerahkan kebagian pengiriman.

4.         Bagian pengiriman  memeriksa yang diterima apakah sesuai jumlahnya dengan yang tertera disurat pengiriman, bagian pengiriman membuat tanda bukti dalam empat lembar yaitu : dua lembar untuk pengangkutan, satu lembar dikirim kelangganan bersama dengan faktur, dan satu lembar lagi untuk arsip.

5.         Kemudian bagian pesanan menerima surat perintah pengiriman serta membandingkan dengan lembar yang diarsip, kemudian diberi tanda “dikirim” dan tanggal pengiriman. Lembar asli surat perintah pengiriman dan surat tanda muat dikirim sebagai faktur.

6.         Dokumen-dokumen yang diterima oleh bagian faktur, akan diberi nomor.

7.         Faktur yang diterima kebagian pesanan, menerima surat perintah pengiriman                         setelah itu faktur tersebut dikirim kebagian pembukuan.

8.         Pelanggan membayar penuh harga barang tersebut, setelah mneyerahakan barang kebagian pengiriman, dengan membawa uang dan fotocopy faktur penjualan kasir.

9.         Kasir mencatat penerimaan kas uang pad buku penerimaan kas, dan membuat                                  ringkasan peneriman dan penjualan tunai kemudian mengirimkan kebagian                           pembukuan.

  1. SDM PT UNITED TRACTORS Tbk

berperan aktif dalam pengembangan komunitas dan

lingkungan, maka pelaksanaan program KeMas

Dampingan juga mencakup Pengembangan Sumberdaya

Manusia, Pengembangan Kesehatan dan Nutrisi,

Kepedulian Lingkungan dan Kebudayaan, dan Kontribusi

Sosial.

Program Pengembangan SDM di Kabupaten Berau

meliputi pemberian beasiswa kepada 65 siswa

berprestasi, pendidikan ketrampilan khusus (Magang

Mekanik), paket bantuan alat dan buku tulis, pengadaan

Paket Buku Mata Pelajaran Sekolah Dasar, pembangunan

asrama pelajar, dan pemberian insentif kehadiran kepada

83 guru dan penjaga sekolah.

Komitmen Perseroan untuk meningkatkan kesehatan

masyarakat dilakukan dalam bentuk pelayanan

kesehatan langsung di klinik Perseroan bagi masyarakat

disekitar tambang, Pemberian Makanan Tambahan Balita

(PMT) dan imunisasi Balita, pengobatan berkala di

beberapa kampung yang tidak terjangkau oleh pelayanan

Puskesmas dan bantuan bahan makanan secara rutin,

serta paket pelatihan bagi kader Posyandu (Pos Pelayanan

Terpadu).

Pendampingan pembuatan pupuk kompos bokashi dan

upaya menghidupkan kesenian keroncong Sanggam,

merupakan realisasi program Lingkungan dan Budaya.

Melalui pembuatan kompos bokashi diharapkan agar

lingkungan menjadi bersih dan menghindari ladang

berpindah.

Pembangunan dan perbaikan sarana umum secara

kuantitas masih menjadi prioritas Perseroan dalam

program Kontribusi Sosial. Jenis kegiatan yang telah

dilakukan adalah membantu penerangan masyarakat

melalui listrik desa/kampung, bantuan perbaikan sarana

ibadah, dan sarana umum lainnya.

Guna meningkatkan kesejahteraan suku Dayak, Berau

Coal telah mengembangkan pemukiman warga Dayak

Punan di km 10 Lati, dari semula sejumlah 8 unit rumah

hingga menjadi 14 unit bangunan yang terdiri dari 13

rumah serta 1 Balai Pertemuan. Menyusul pula dibangun

pemukiman sejenis untuk warga Dayak Punan km 21

Sambarata yang merupakan kolaborasi beberapa

pemukiman.

Singkatnya, karakteristik program kerja  Community

Development  Berau Coal meliputi  Giving, Involving,

Sharing dan Participating. Tujuannya adalah terciptanya

masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan sadar

lingkungan.

  • PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI

PERUSAHAAN

Menyadari pentingnya kualitas tenaga kerja dalam

menjaga kelangsungan hidup usaha, maka Perseroan telah

memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan

potensi sumber daya manusia agar mampu berperan dan

bersaing dalam industri yang sangat kompetitif dan penuh

tantangan ini. Untuk itu telah dilakukan beberapa upaya

pelatihan dalam rangka pengembangan kompetensi di

bidang kepemimpinan, manajerial maupun kompetensi

khusus terkait dengan tugasnya. Selama tahun 2002

investasi yang dilakukan untuk pengembangan sumber

daya manusia dalam bentuk pelatihan telah melibatkan

sebagian besar karyawan terkait.

Untuk meningkatkan daya saing dan daya juang karyawan

terhadap berbagai hambatan dan tantangan, Perseroan

menerapkan sistem imbalan dan kompensasi yang

kondusif bagi tumbuhnya motivasi dan inovasi. Perseroan

memberikan penghargaan terhadap talenta, karya dan

kontribusi, dan secara terus menerus diterapkan People

Review untuk memantau prestasi karyawan tersebut.

  • PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI

UNITED TRACTORS

Upaya Perusahaan untuk meningkatkan pengetahuan,

inisiatif, dan kepemimpinan pada seluruh karyawan

tercermin pada beragamnya program pelatihan dan

edukasi. Pada tahun 2002, setiap karyawan rata-rata

mendapatkan 10 hari pelatihan dalam setahun. Program

pelatihan yang dilaksanakan terbagi atas pelatihan teknik,

pelatihan perilaku, serta pelatihan team-building. Program

 

 

  1. E.   Visi Dan Misi perusahaan

a. Visi Perusahaan

Visi PT. United Tractors Tbk adalah menjadi distributor alat berat terkemuka di wilayah regional yang berfokus kepada pelanggan serta mewujudkan prinsip the lowest life time cost per total autput melalui upaya kolaboratif dan segi produk maupun jasa purnal jual.

b. Misi Perusahaan

Misi PT United Tractors Tbk yaitu menjadi perusahaan yang:

  1. Men-transformasi pelanggan dengan manfaatkan pemahaman yang utuh melalui interaksi berkelanjutan.
  2. Menciptakan peluang bagi insan perusahaan untuk dapat meningkatkan status sosial dan aktualisasi diri melalui kinerjanya.
  3. Menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
  4. Memberi sumbangan yang bermakna bagi kesejahteraan bangsa.

 

 

 

 

 

 

 

SUMBER :

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s